Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Budaya Sadar Risiko, Moh.Fadjri Arsyad Ikuti Konsolidasi Pengelolaan Risiko dan Monitoring Dana Pemilu dan Pemilihan

Bangun Budaya Sadar Risiko, Moh.Fadjri Arsyad Ikuti Konsolidasi Pengelolaan Risiko dan Monitoring Dana Pemilu dan Pemilihan
Jakarta – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, bersama Kepala Bagian Administrasi menghadiri kegiatan Konsolidasi Pembangunan Budaya Sadar Risiko serta Monitoring Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK, BPKP, dan APIP. Acara ini berlangsung di Hotel Grand Sahid Jakarta pada Jumat (22/11/2024).   Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran akan risiko serta mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola risiko dan manajemen internal di lingkungan Bawaslu.   Anggota Bawaslu RI, Herwyn Malonda, yang membuka acara tersebut, menekankan pentingnya pemahaman manajemen sadar risiko. Dalam sambutannya, Herwyn menyatakan, “Bawaslu harus memahami manajemen sadar risiko dengan baik agar tidak ada kebijakan atau tindakan yang menyebabkan kerugian negara.”   Sementara itu, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ichsan Puadi, menyoroti pentingnya penyelesaian temuan-temuan dari hasil pemeriksaan tahun-tahun sebelumnya. "Tindak lanjut terhadap temuan-temuan terkait administrasi maupun keuangan harus dituntaskan. Bawaslu juga diharapkan dapat lebih efektif dalam mencegah penyimpangan serupa di masa depan," ujar Ichsan. [caption id="attachment_10427" align="aligncenter" width="1280"] Moh. Fadjri Arsyad, bersama Kepala Bagian Administrasi menghadiri kegiatan Konsolidasi Pembangunan Budaya Sadar Risiko serta Monitoring Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK, BPKP, dan APIP. Acara ini berlangsung di Hotel Grand Sahid Jakarta pada Jumat (22/11/2024).[/caption] Moh. Fadjri Arsyad turut menyampaikan pandangannya terkait urgensi kegiatan ini. “Konsolidasi seperti ini menjadi momen penting bagi Bawaslu untuk meningkatkan akuntabilitas dan membangun budaya sadar risiko yang kuat. Dengan pengelolaan yang lebih baik, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu semakin meningkat,” ungkap Fadjri.   Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang manajemen risiko, pengelolaan keuangan, dan upaya pencegahan penyimpangan yang lebih proaktif. Diskusi juga menekankan pentingnya sinergi antarunit dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan.   Diharapkan, hasil dari konsolidasi ini dapat diimplementasikan secara nyata oleh seluruh jajaran Bawaslu di berbagai tingkatan, termasuk di Provinsi Gorontalo. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan pengelolaan pemilu yang lebih transparan dan akuntabel.    
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle