Sentuhan Qur’ani, Bawaslu Provinsi Gorontalo Tingkatkan Kemampuan Baca Al-Qur’an Pegawai
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Bawaslu Provinsi Gorontalo menggelar pembelajaran membaca Al-Qur’an bagi pegawai yang belum lancar membaca kitab suci tersebut, Senin (23/02/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an sekaligus memperkuat pembinaan spiritual di lingkungan kerja.
Pembelajaran yang dilaksanakan secara langsung dan bertahap tersebut dibimbing oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba dan Lismawy Ibrahim, bersama Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Proses dan Hukum Yusnandar Karim. Ketiganya terlibat aktif mendampingi pegawai yang masih dalam tahap dasar membaca Al-Qur’an.
Kegiatan ini dilaksanakan di Mushola Bawaslu Provinsi Gorontalo sebagai ruang pembinaan keagamaan internal. Pembelajaran difokuskan pada praktik membaca secara langsung. Metode yang digunakan adalah pendekatan personal, sehingga setiap peserta mendapatkan bimbingan sesuai kemampuan masing-masing.
Bawaslu Provinsi Gorontalo saat menggelar pembelajaran membaca Al-Qur’an bagi pegawai yang belum lancar membaca kitab suci tersebut, Senin (23/02/2026)
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun keseimbangan antara integritas profesional dan pembinaan moral pegawai. “Kami ingin memastikan seluruh pegawai tidak hanya kuat dalam tugas pengawasan, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang baik,” ujarnya.
Senada dengan itu, Lismawy Ibrahim menyampaikan bahwa pembelajaran ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus penguatan nilai religius di lingkungan kerja. “Belajar membaca Al-Qur’an bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga komitmen untuk terus memperbaiki diri,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo berharap pembinaan keagamaan dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi budaya positif di lingkungan kantor. Dengan demikian, nilai-nilai integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dapat semakin diperkuat melalui landasan spiritual yang kokoh.
Penulis: Fitri
Editor/Foto: Syarif