Perkuat Sinergi Demokrasi, Bawaslu Provinsi Gorontalo Gandeng Perguruan Tinggi Lewat MoU, MoA, dan PKS
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Bawaslu Provinsi Gorontalo menggelar penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Nota Kesepakatan (MoA), dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah perguruan tinggi di Kantor Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (13/04/2026). Kegiatan ini melibatkan Universitas Ichsan Gorontalo, Pascasarjana Universitas Ichsan Gorontalo, serta Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Gorontalo sebagai bentuk penguatan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, yang didampingi Anggota Bawaslu Lismawy Ibrahim serta Kepala Sekretariat Nikson Entengo. Dari pihak perguruan tinggi, penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Ichsan Gorontalo Amirudin, Direktur Pascasarjana Universitas Ichsan Gorontalo Arifin, serta Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Gorontalo Muh. Rusli.
Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Bawaslu, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan literasi demokrasi di kalangan akademisi. “Kami sangat bangga dan sangat berterima kasih atas MoU yang akan dilaksanakan hari ini,” ujarnya.
Bawaslu Provinsi Gorontalo saat tandatangan MoU, MoA, dan PKS dengan sejumlah perguruan tinggi di Kantor Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (13/04/2026)
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Ichsan Gorontalo, Amirudin, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bawaslu. Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat timbal balik, terutama dalam mendukung kegiatan akademik mahasiswa. “Terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Bawaslu sudah memberikan kepercayaan kepada kami agar bisa saling memberikan manfaat yang sama-sama saling menguntungkan,” katanya. Ia menambahkan, pihaknya berharap mahasiswa dapat diterima untuk praktik guna memahami ilmu politik secara langsung, serta membuka peluang bagi pegawai Bawaslu yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan berbagai kemudahan.
Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Gorontalo, Muh. Rusli, yang menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi ini akan sangat membantu dalam mendukung proses pendidikan dan pengembangan mahasiswa. “Kami mengucapkan Alhamdulillah sudah diterima oleh Bawaslu. Dengan kerja sama ini kami berharap dari sisi pendidikan bisa membantu kami dalam rangka membantu mahasiswa kami,” ungkapnya. Ia juga berharap kerja sama tidak hanya sebatas menghadirkan narasumber, tetapi dapat berlanjut pada program praktik pengalaman lapangan (PPL), penelitian bersama, hingga kolaborasi dosen sebagai konsultan.
Kegiatan penandatanganan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Bawaslu serta dosen dan perwakilan dari masing-masing perguruan tinggi. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan tercipta sinergi berkelanjutan antara lembaga pengawas pemilu dan dunia akademik dalam memperkuat demokrasi di Provinsi Gorontalo.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif