Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Peran Pengawas Perempuan, Bawaslu Provinsi Gorontalo Bahas Kerja Sama Strategis Bersama DP3A dan PMD

Konsolidasi Demokrasi

Bawaslu Provinsi Gorontalo, saat menerima kunjungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Gorontalo di ruang kerja Ketua Bawaslu, Selasa (05/05/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, bersama Anggota Lismawy Ibrahim menerima kunjungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Gorontalo di ruang kerja Ketua Bawaslu, Selasa (05/05/2026). Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka konsolidasi demokrasi sekaligus membahas rencana kerja sama antar lembaga untuk memperkuat pengawasan partisipatif.

Kunjungan ini bertujuan membangun sinergi kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan demokrasi yang inklusif, khususnya melalui pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta penguatan peran masyarakat desa dalam proses pengawasan pemilu. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memperluas jangkauan edukasi kepemiluan hingga ke tingkat akar rumput.

Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan peran masyarakat sebagai bagian dari pengawasan partisipatif. “Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat konsolidasi demokrasi. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau kelompok-kelompok strategis, termasuk perempuan dan masyarakat desa,” ujarnya.

Konsolidasi Demokrasi

Bawaslu Provinsi Gorontalo, saat menerima kunjungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Gorontalo di ruang kerja Ketua Bawaslu, Selasa (05/05/2026)

Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Lismawy Ibrahim, menegaskan bahwa keterlibatan berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam menciptakan ekosistem pengawasan yang kuat dan berkelanjutan. “Penguatan kapasitas masyarakat, terutama perempuan dan komunitas desa, menjadi kunci dalam mendorong pengawasan pemilu yang partisipatif dan berintegritas,” ungkap Lismawy.

Melalui pertemuan ini, diharapkan akan terbangun kerja sama konkret antara Bawaslu Provinsi Gorontalo dengan DP3A dan PMD, baik dalam bentuk program sosialisasi, pendidikan politik, maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan pelaksanaan demokrasi yang lebih inklusif, transparan, dan akuntabel di Provinsi Gorontalo.

Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle