Perkuat Pengawasan PDPB 2026, Idris Usuli Tegaskan Uji Petik Jaga Akurasi Data Pemilih
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menegaskan komitmen pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan PDPB yang digelar oleh KPU Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Rabu (04/03/2026). Dalam forum tersebut, Bawaslu menyampaikan langkah strategis pengawasan, termasuk pelaksanaan uji petik terhadap data pemilih yang akan dimutakhirkan.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan secara daring itu membahas persiapan teknis pemutakhiran data pemilih sepanjang Tahun 2026. Proses pemutakhiran direncanakan berlangsung setiap triwulan, dengan estimasi sekitar 800 data pemilih diperbarui pada setiap periode. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga akurasi dan validitas data pemilih secara berkelanjutan.
Dalam penyampaiannya, Idris Usuli menegaskan bahwa Bawaslu tidak hanya mengawasi data yang disampaikan oleh KPU, tetapi juga akan melakukan uji petik sebagai bentuk penguatan pengawasan. “Terkait data dari KPU yang akan kita lakukan pengawasan coktas oleh KPU, kita akan melakukan uji petik selain data dari KPU, dengan alasan menjadi data tambahan untuk KPU,” tegasnya.
Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan PDPB yang digelar oleh KPU Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Rabu (04/03/2026)
Ia menjelaskan, seluruh data yang dihimpun Bawaslu melalui pengawasan lapangan akan diuji terlebih dahulu tingkat keakuratannya sebelum dibahas dalam rapat pleno PDPB di KPU. “Kami berharap dan bersepakat bahwa data yang berhasil kami Bawaslu kumpulkan akan kami lakukan uji terkait keakuratannya sebelum dibahas dalam rapat pleno PDPB di KPU,” ujarnya.
Menurut Idris, pengawasan melekat akan dilakukan terhadap seluruh tahapan pemutakhiran data, baik yang bersumber dari data resmi KPU maupun dari hasil temuan pengawasan Bawaslu sendiri. Uji petik tambahan tersebut diharapkan menjadi informasi konstruktif bagi KPU Kabupaten/Kota. “Hasil uji petik Bawaslu diharapkan dapat menjadi tambahan informasi yang konstruktif bagi KPU Kabupaten/Kota, bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk memperbaiki kualitas data pemilih,” jelasnya.
Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan PDPB yang digelar oleh KPU Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Rabu (04/03/2026)
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh proses pengawasan PDPB Tahun 2026 bertujuan memastikan pelaksanaan berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan prinsip penyelenggaraan pemilu yang demokratis. Dengan pengawasan yang sistematis dan berbasis data, Bawaslu berkomitmen menjaga kualitas daftar pemilih sebagai fondasi utama dalam setiap tahapan pemilu mendatang.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif