Lompat ke isi utama

Berita

Moh. Fadjri Arsyad Ingatkan Pentingnya Dokumentasi Capaian Kinerja dan Penguatan Pedoman Pencegahan Kekerasan Seksual

Moh. Fadjri Arsyad

Moh. Fadjri Arsyad dalam Kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan tema “Arah Kebijakan Penguatan SDM Pengawas Pemilu dalam Mewujudkan Pengawasan yang Berintegritas” yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting, Jumat (13/03/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Anggota Moh. Fadjri Arsyad menekankan pentingnya dokumentasi praktik baik (best practice) dan capaian kinerja lembaga dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan bertema “Arah Kebijakan Penguatan SDM Pengawas Pemilu dalam Mewujudkan Pengawasan yang Berintegritas” yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting pada Jumat (13/03/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan bahwa dokumentasi kinerja menjadi bagian penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan serta menjadi sumber pembelajaran bagi jajaran pengawas pemilu.

Menurut Fadjri, Badan Pengawas Pemilihan Umum meminta setiap jajaran untuk menyiapkan dokumentasi video yang memuat praktik baik dan capaian kinerja lembaga. Dokumentasi tersebut akan menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan sekaligus sarana berbagi pengalaman antar satuan kerja dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu.

“Dokumentasi ini dititikberatkan pada enam poin penting, mulai dari program Bawaslu Membelajarkan khusus di tingkat provinsi yang memuat kisah di balik layar serta testimoni, hingga pelaksanaan pendidikan dan pelatihan berbasis Grand Design Kurikulum dan sistem penjaminan mutu,” ujar Fadjri.

Ngabuburit Pengawasan

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan tema “Arah Kebijakan Penguatan SDM Pengawas Pemilu dalam Mewujudkan Pengawasan yang Berintegritas” yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting, Jumat (13/03/2026)

Ia menjelaskan, poin lain yang juga perlu didokumentasikan adalah strategi keberhasilan lembaga dalam meraih berbagai penghargaan, baik internal maupun eksternal. Selain itu, pengalaman sukses dalam proses pembentukan pengawas pemilu ad hoc, termasuk cara mengatasi berbagai tantangan dalam proses rekrutmen, juga menjadi bagian penting yang perlu diangkat sebagai pembelajaran bersama.

Fadjri menambahkan bahwa dokumentasi tersebut juga mencakup praktik baik dalam pembinaan serta penanganan pelanggaran kinerja untuk menegakkan disiplin di lingkungan pengawas pemilu. Tidak hanya itu, kegiatan inovatif seperti program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian juga diharapkan dapat didokumentasikan sebagai kisah sukses dan inspiratif bagi penguatan budaya organisasi di lingkungan Bawaslu.

Selain membahas dokumentasi kinerja, Fadjri juga menyoroti pentingnya penerapan pedoman pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pengawas pemilu. Ia menegaskan bahwa pedoman tersebut menekankan pendekatan berbasis hak asasi manusia dan perspektif gender, serta membutuhkan keterlibatan aktif seluruh jajaran dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berintegritas.

“Pedoman ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis hak asasi manusia dan gender, serta partisipasi aktif seluruh jajaran Bawaslu dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan pengawas pemilu,” tegasnya.

Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle