Lompat ke isi utama

Berita

Moh. Fadjri Arsyad Dorong Kesiapan P2P 2026 dan Penguatan Publikasi Bawaslu Boalemo

Supervisi P2P

Moh. Fadjri Arsyad, saat melakukan supervisi dan monitoring persiapan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di Bawaslu Kabupaten Boalemo, Rabu (29/04/2026)

Boalemo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, melakukan supervisi dan monitoring persiapan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di Bawaslu Kabupaten Boalemo, Rabu (29/04/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan pelaksanaan program P2P, mulai dari aspek teknis, administrasi, hingga partisipasi masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Fadjri bersama tim diterima langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Boalemo beserta jajaran sekretariat.

Dalam supervisi tersebut, Fadjri menyoroti progres pendaftaran peserta P2P di Boalemo yang telah mencapai 30 orang. Ia menekankan pentingnya memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta melakukan verifikasi ulang terhadap komitmen para pendaftar. “Kami melakukan monitoring terhadap progres pendaftaran P2P di Boalemo, dan memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana sudah siap serta peserta yang mendaftar benar-benar siap mengikuti kegiatan,” ujarnya.

Fadjri juga memberikan perhatian khusus terhadap inklusivitas kegiatan, terutama bagi peserta disabilitas. Berdasarkan laporan, terdapat lima pendaftar dari kelompok disabilitas. Ia meminta agar pelaksanaan P2P benar-benar ramah disabilitas. “Kami melihat ada lima pendaftar disabilitas, sehingga penting bagi Bawaslu Boalemo memastikan pelaksanaan kegiatan nanti ramah disabilitas dan memberikan akses yang setara,” tegasnya.

Selain aspek teknis, Fadjri turut mendorong peningkatan kualitas publikasi kegiatan. Ia berharap Bawaslu Boalemo dapat lebih aktif dalam menyajikan siaran pers serta konten edukatif, baik dalam bentuk gambar maupun video. “Ke depan, publikasi harus ditingkatkan, baik siaran pers maupun konten pendidikan. Ini penting agar mampu bersaing dalam Bawaslu Award di tingkat provinsi,” jelasnya.

Supervisi P2P

Moh. Fadjri Arsyad, saat melakukan supervisi dan monitoring persiapan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di Bawaslu Kabupaten Boalemo, Rabu (29/04/2026)

Dalam bidang pengawasan, Fadjri mengingatkan pentingnya pengawasan melekat terhadap proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), khususnya saat pelaksanaan coklit oleh KPU Boalemo. Ia juga menekankan agar setiap hasil uji petik dipublikasikan sebagai bentuk transparansi. “Setiap pelaksanaan coklit harus diawasi secara langsung dan hasil uji petik sebaiknya disampaikan melalui siaran pers sebagai bagian dari penguatan publikasi,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti belum dilaksanakannya apel pengawasan partisipatif di sekolah-sekolah pada tahun 2026 di Boalemo. Ia mendorong agar kegiatan tersebut segera dilaksanakan di sekolah-sekolah yang belum terjangkau. “Apel pengawasan partisipatif di sekolah perlu kembali diaktifkan di kecamatan yang belum melaksanakan, karena ini bagian penting dari pendidikan demokrasi,” tambahnya.

Di akhir supervisi, Fadjri juga mengevaluasi capaian rencana aksi triwulan I yang telah mencapai 100 persen, namun masih terdapat kesalahan pada kolom capaian pelaksanaan. Ia meminta agar hal tersebut segera dikoordinasikan dengan Bawaslu Provinsi. “Secara progres sudah 100 persen, tetapi masih ada kesalahan input pada kolom capaian. Ini perlu segera dikoordinasikan agar tidak berdampak pada pelaporan,” pungkasnya.

Penulis/Foto: Humas Bws Boalemo
Editor: Fitri & Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle