Kepala Bagian Adimistrasi Bawaslu Provinsi Gorontalo Pastikan Kesiapan Administrasi dan SPJ Pelaksanaan P2P 2026
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Gorontalo, Admira Wantogia, menekankan pentingnya kesiapan administrasi dan pertanggungjawaban keuangan dalam pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang akan digelar serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo, Selasa (19/05/2026). Hal tersebut disampaikan Admira saat menyampaikan kesimpulan rapat koordinasi bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota melalui Zoom Meeting, Senin (18/05/2026).
Dalam penyampaiannya, Admira menjelaskan bahwa pembukaan kegiatan P2P akan dilaksanakan sekitar pukul 09.00 Wita dan dibuka langsung oleh pimpinan Bawaslu Provinsi Gorontalo yang ditugaskan di masing-masing kabupaten/kota. Ia juga mengingatkan agar seluruh panitia menjaga keseragaman pakaian meskipun tidak ditentukan warna khusus.
“Tidak ditentukan harus menggunakan warna tertentu, tetapi diharapkan pakaian panitia dapat seragam agar terlihat rapi dan kompak saat pelaksanaan kegiatan,” ujar Admira Wantogia.
Selain itu, Admira menyampaikan bahwa mekanisme uang transport bagi peserta akan diganti menjadi uang pulsa yang pertanggungjawabannya menggunakan daftar nominatif. Sementara untuk konsumsi peserta, panitia akan menyediakan dua kali snack ringan dan satu kali snack berat selama kegiatan berlangsung.
Rapat koordinasi bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Senin (18/05/2026)
Ia menambahkan, pertanggungjawaban konsumsi nantinya akan dilakukan melalui transfer kepada kasubag penanggung jawab kegiatan P2P setelah Surat Pertanggungjawaban (SPJ) rampung dan diserahkan ke Bagian Keuangan Bawaslu Provinsi Gorontalo. Karena itu, seluruh jajaran diminta segera mempersiapkan dokumen administrasi agar proses pencairan dapat berjalan cepat dan tertib.
“Diharapkan bapak dan ibu sudah mempersiapkan SPJ baik untuk pengganti pulsa maupun konsumsi sehingga proses pencairan dapat segera dilakukan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Admira juga menyampaikan bahwa materi pembelajaran P2P tetap menggunakan modul yang sama sebagaimana fasilitasi sebelumnya dari Bawaslu RI. Sementara terkait kunjungan pimpinan Bawaslu RI ke Gorontalo, pihaknya menekankan prinsip efisiensi dan tidak memberatkan daerah, baik dalam fasilitasi perjalanan dinas maupun konsumsi. Ia memastikan mekanisme jamuan tamu untuk pimpinan RI akan dibahas lebih lanjut melalui rapat internal tersendiri bersama jajaran sekretariat.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif