Evaluasi Tak Boleh Formalitas, Kepala Bagian Administrasi Tekankan Dampak Nyata Evaluasi Program
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Gorontalo, Admira Wantogia, menekankan pentingnya optimalisasi capaian output kegiatan tahun anggaran 2026 dalam Rapat Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Program dan Kegiatan Triwulan I yang dilaksanakan secara daring bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, Jumat (24/04/2026). Penyampaian tersebut menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan program ke depan.
Dalam rapat tersebut, Admira mengungkapkan bahwa setiap jajaran perlu meneliti dan menelaah kembali sejauh mana output kegiatan yang telah dicapai. Hal ini dinilai penting agar seluruh program yang dijalankan tidak hanya terserap secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kinerja lembaga.
“Perlu kita meneliti dan menelaah kembali optimalisasi capaian output kegiatan tahun 2026, sehingga program yang dilaksanakan benar-benar terukur dan berdampak,” ujar Admira.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan tidak semata-mata bersifat evaluatif, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antarbagian serta antara provinsi dan kabupaten/kota. Melalui forum ini, berbagai kendala yang dihadapi dapat dikonsultasikan sekaligus dicarikan solusi bersama.
Rapat Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Program dan Kegiatan Triwulan I yang dilaksanakan secara daring bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, Jumat (24/04/2026)
“Tujuan monitoring ini juga untuk bersinergi, berkonsultasi, dan memberikan solusi terhadap kendala-kendala di bagian-bagian maupun di Kabupaten/Kota, demi peningkatan kinerja kita ke depan,” lanjutnya.
Selain itu, Admira menegaskan komitmen untuk meningkatkan intensitas evaluasi secara berkala. Ia menyampaikan bahwa ke depan evaluasi akan diupayakan dapat dilakukan setiap minggu guna memastikan pelaksanaan program tetap berada pada jalur yang telah direncanakan.
Di akhir penyampaiannya, Admira mengingatkan pentingnya koordinasi yang lebih intens, terutama dalam hal penginputan data dan pelaporan kegiatan. Ia meminta jajaran yang masih mengalami kendala teknis untuk segera berkoordinasi dengan operator di tingkat provinsi.
“Apabila masih ada yang belum jelas terkait inputan, silakan berkoordinasi dengan operator di provinsi. Ke depan, koordinasi dan konsultasi kita akan lebih intens agar setiap permasalahan bisa didiskusikan dan mendapatkan solusi, serta kami dapat mengetahui sejauh mana pelaksanaan program di Kabupaten/Kota,” tutupnya.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif