Evaluasi Nasional SDMO 2026: Lismawy Ibrahim Suarakan Inovasi Gorontalo di Forum Strategis Bawaslu RI
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Bawaslu Provinsi Gorontalo menghadiri Rapat Evaluasi Kinerja Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI melalui aplikasi Zoom Meeting (dalam jaringan), Jumat (27/02/2026). Kegiatan ini mengundang seluruh Koordinator Divisi SDMO dan Diklat Bawaslu Provinsi se-Indonesia guna membahas evaluasi program, kendala pelaksanaan, serta inovasi kerja di masing-masing daerah.
Rapat dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu RI, Herwyn Malonda. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya forum evaluasi sebagai ruang konsolidasi nasional untuk memperkuat tata kelola organisasi dan kapasitas sumber daya manusia pengawas pemilu. “Saya ingin mengevaluasi program dan inovasi serta kendala di masing-masing Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota. Untuk itu kami ingin mendengar penyampaian program, kendala, dan inovasi di masing-masing daerah,” ujar Herwyn.
Rapat ini digelar dalam rangka mengidentifikasi capaian kinerja Divisi SDMO dan Diklat sepanjang periode sebelumnya sekaligus merumuskan langkah strategis dan inovatif untuk tahun 2026. Melalui forum tersebut, setiap provinsi diberikan kesempatan menyampaikan laporan pelaksanaan program, hambatan teknis maupun administratif, serta terobosan yang telah dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan penguatan kapasitas kelembagaan.
Lismawy Ibrahim saat menghadiri Rapat Evaluasi Kinerja Koordinator SDMO dan Diklat tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI melalui aplikasi Zoom Meeting, Jumat (27/02/2026)
Dalam forum tersebut, Lismawy Ibrahim menyampaikan kondisi riil sumber daya manusia di Gorontalo. Ia menegaskan bahwa keterbatasan jumlah pegawai masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan tugas pengawasan. Selain memaparkan kendala, Lismawy juga menyampaikan inovasi program internal yang tengah dijalankan. Ia menjelaskan bahwa melalui Program Jum’at Sehati, pihaknya menginisiasi kegiatan pembinaan spiritual bagi pegawai. “Saat ini untuk Program Jum’at Sehati kami melaksanakan kegiatan tadarus dengan membagi satu juz masing-masing pegawai dan dikhatamkan setiap hari Jumat. Kemudian akan ada juga pembagian takjil,” jelasnya.
Partisipasi Lismawy Ibrahim dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Provinsi Gorontalo untuk terus melakukan pembenahan internal berbasis evaluasi dan inovasi. Keterlibatan aktif dalam forum nasional tersebut diharapkan mampu memperkuat sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah, khususnya dalam pengelolaan SDM dan pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan.
Melalui evaluasi berbasis dialog dan pertukaran praktik baik antar daerah, Bawaslu RI mendorong lahirnya inovasi program yang adaptif terhadap dinamika pengawasan pemilu. Hasil rapat ini akan menjadi dasar perumusan kebijakan dan penguatan strategi Divisi SDMO dan Diklat secara nasional, sehingga kinerja kelembagaan Bawaslu di seluruh Indonesia semakin profesional dan akuntabel pada tahun 2026.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif