Bawaslu Provinsi Gorontalo Perkuat Akurasi Data Pemilih lewat Konsolidasi Demokrasi dengan Dinas Sosial, Kependudukan dan Capil
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Bawaslu Provinsi Gorontalo melakukan konsolidasi demokrasi bersama Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo, Selasa (31/03/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan menjadi langkah strategis dalam memastikan akurasi data pemilih menjelang tahapan pemilu berikutnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Wahyudin Akili yang didampingi Pejabat Fungsional Iswan Maksum bersama jajaran staf sekretariat. Rombongan Bawaslu diterima langsung oleh Kepala Dinas serta Kepala Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Konsolidasi ini difokuskan pada penguatan sinergi antar lembaga dalam pengelolaan data kependudukan yang menjadi basis utama daftar pemilih.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas secara mendalam terkait data penduduk di Provinsi Gorontalo, khususnya warga yang telah berusia 17 tahun. Data ini menjadi krusial karena merupakan potensi pemilih pemula yang akan berpartisipasi dalam pemilu. Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh warga yang memenuhi syarat dapat terakomodasi dalam daftar pemilih.
Bawaslu Provinsi Gorontalo saat melakukan konsolidasi demokrasi bersama Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo, Selasa (31/03/2026)
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Wahyudin Akili menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kualitas demokrasi. “Kami melakukan konsolidasi ini untuk memastikan data pemilih, khususnya pemilih pemula, dapat teridentifikasi secara akurat dan tidak ada yang terlewat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bawaslu bersama Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil sepakat untuk memperkuat kerja sama melalui pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), sinkronisasi data kependudukan berbasis KTP-el, serta validasi data pemilih pemula. “Sinergi ini bertujuan menjaga akurasi daftar pemilih sekaligus mempermudah akses masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya,” tambah Wahyudin.
Melalui konsolidasi ini, diharapkan kualitas data pemilih di Provinsi Gorontalo semakin baik, sehingga pelaksanaan pemilu ke depan dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan inklusif.
Penulis: Fitri
Foto: Adityo
Editor: Syarif