Lompat ke isi utama

Berita

Wahyudin Akili: Penganugerahan Jadi Ruang Evaluasi dan Proyeksi Kinerja Bawaslu

Wahyudin Akili

 Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Wahyudin Akili dalam kegiatan Penganugerahan PPID dan Kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026, di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rabu (07/10/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Wahyudin Akili menilai penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik dan Kehumasan bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan momentum untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja yang telah berjalan sekaligus menyusun proyeksi perbaikan ke depan. Hal tersebut disampaikan Wahyudin dalam kegiatan Penganugerahan PPID dan Kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026, di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rabu (07/10/2026).

Menurut Wahyudin, pelaksanaan penganugerahan menjelang akhir tahun memberikan kesempatan kepada jajaran untuk mengetahui kelebihan maupun kekurangan dalam pelaksanaan keterbukaan informasi dan kehumasan. Hasil evaluasi tersebut kemudian dapat dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan sebelum memasuki penilaian pada tingkat selanjutnya.

“Penganugerahan ini memiliki dua makna. Pertama sebagai evaluasi terhadap apa yang sudah kita lakukan, dan kedua menjadi proyeksi untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan strategis di masa yang akan datang,” ujar Wahyudin.

Penganugerahan PPID

Kegiatan Penganugerahan PPID dan Kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026, di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rabu (07/10/2026)

Ia menekankan bahwa penilaian kinerja harus dilakukan secara objektif. Penilaian yang objektif, menurutnya, akan mendorong peningkatan kinerja organisasi, sedangkan penilaian yang tidak objektif justru dapat mengaburkan hasil evaluasi.

Wahyudin menilai pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang melibatkan Komisi Informasi menjadi bagian penting dalam menjaga objektivitas penilaian Keterbukaan Informasi Publik. Dari hasil tersebut, masing-masing jajaran dapat mengetahui ruang yang masih membutuhkan perbaikan.

Selain evaluasi, Wahyudin mendorong jajaran Bawaslu melakukan analisis terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan sebagai dasar dalam menyusun strategi untuk menghasilkan kinerja yang semakin baik.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai penghargaan yang telah diperoleh Bawaslu Provinsi Gorontalo merupakan hasil kerja bersama. Capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi Bawaslu Kabupaten/Kota beserta seluruh jajaran yang telah mendukung peningkatan kualitas kelembagaan.

Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle