Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Provinsi Gorontalo Konsolidasi Demokrasi Bersama Kwarda Pramuka

Konsolidasi Demokrasi

Bawaslu Provinsi Gorontalo melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo di Kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo, Rabu (28/01/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Gorontalo dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo, Rabu (28/01/2026).

Konsolidasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, bersama para Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo yakni Moh. Fadjri Arsyad, John Hendri Purba, Lismawy Ibrahim, dan Wahyudin Akili. Kehadiran pimpinan Bawaslu ini turut didampingi jajaran Sekretariat, khususnya dari Bagian Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat.

Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara Bawaslu dan Kwarda Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis dalam mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengawasan demokrasi. Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan sejak dini.

Konsolidasi Demokrasi

Bawaslu Provinsi Gorontalo melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo di Kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo, Rabu (28/01/2026)

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, menyampaikan bahwa kedatangan Bawaslu tidak hanya sebatas silaturahmi kelembagaan, tetapi juga bagian dari upaya konsolidasi demokrasi yang berkelanjutan. “Kedatangan Bawaslu Provinsi Gorontalo ini juga dalam rangka konsolidasi demokrasi, khususnya untuk memperkuat pengawasan partisipatif bersama Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan partisipatif menjadi salah satu strategi penting Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi, tidak hanya pada tahapan pemilu, tetapi juga dalam masa non-tahapan. Melalui kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti Pramuka, Bawaslu berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dapat semakin meningkat dan berkelanjutan.

Dengan adanya konsolidasi ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kerja sama lintas sektor guna mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Provinsi Gorontalo.

Penulis/Foto: Fitri

Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle