Lompat ke isi utama

Berita

Moh. Fadjri Arsyad Tekankan Transformasi Kehumasan Bukan Sekadar Banyak Publikasi, tetapi Berdampak bagi Masyarakat

Moh. Fadjri Arsyad

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad, saat memberikan materi dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kehumasan Triwulan III dan Mitigasi Kendala Pengelolaan Media Sosial Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo Tahun 2026, Rabu (28/10/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Moh. Fadjri Arsyad, menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan konsistensi publikasi kelembagaan agar informasi yang disampaikan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan materi dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kehumasan Triwulan III dan Mitigasi Kendala Pengelolaan Media Sosial Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan Pisah Sambut Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rabu (28/10/2026), di Aula Amin Abdullah.

Dalam pemaparannya, Fadjri menyampaikan hasil monitoring kinerja kehumasan selama Juli hingga September 2026 yang meliputi pemberitaan, media sosial, produksi video dan podcast, serta siaran pers. Ia menjelaskan bahwa secara umum capaian pemberitaan Bawaslu Kabupaten/Kota berada dalam kategori baik, namun terdapat sejumlah daerah yang mengalami penurunan produktivitas dibandingkan triwulan sebelumnya. Karena itu, capaian kinerja tidak cukup hanya diukur berdasarkan pemenuhan target jumlah publikasi, melainkan juga harus memperhatikan konsistensi dan kualitas informasi yang dihasilkan.

Fadjri menegaskan bahwa substansi pemberitaan perlu diarahkan pada isu-isu strategis pengawasan pemilu, kegiatan pencegahan, pengawasan partisipatif, serta penyampaian data dan informasi yang akurat. Menurutnya, publikasi kelembagaan harus mampu menjelaskan manfaat suatu kegiatan, memperkuat pemahaman masyarakat terhadap tugas dan fungsi Bawaslu, serta menghadirkan informasi yang lebih substantif dan mudah dipahami. Dalam pengelolaan media sosial, ia juga mendorong peningkatan konten edukatif, video pendek, dan komunikasi dua arah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Evaluasi kehumasan

Monitoring dan Evaluasi Kehumasan Triwulan III dan Mitigasi Kendala Pengelolaan Media Sosial Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo Tahun 2026, Rabu (28/10/2026)

Lebih lanjut, Fadjri menggarisbawahi perlunya penguatan perencanaan kehumasan melalui penyusunan kalender konten bulanan, penetapan target produksi, pembagian tugas yang jelas, serta evaluasi secara berkala. Ia turut mendorong peningkatan produksi podcast dan siaran pers yang mengangkat kegiatan strategis kelembagaan. Dukungan dari jajaran sekretariat dinilai penting, terutama dalam memastikan tersedianya pengelola kehumasan yang memiliki penugasan jelas, sehingga proses produksi dan publikasi dapat berjalan secara konsisten.

Selain peningkatan kualitas publikasi, Fadjri juga menekankan pentingnya mitigasi kendala pengelolaan media sosial, khususnya berkaitan dengan keamanan dan keberlanjutan akses akun resmi kelembagaan. Ia berharap seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota dapat menindaklanjuti hasil evaluasi melalui langkah perbaikan yang terukur, memperkuat koordinasi antara pimpinan dan pengelola kehumasan, serta menjadikan media informasi Bawaslu sebagai sarana edukasi publik yang produktif, kredibel, dan berkelanjutan.

Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle