Moh. Fadjri Arsyad Tekankan Tiga Poin Kunci Jelang Pelantikan Serentak Saka Adhyasta Pemilu 2026
|
Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, menegaskan pentingnya kepastian koordinasi dan kesiapan struktur dalam Rapat Tindak Lanjut dan Pembahasan Persiapan Pelantikan Saka Rintisan Adhyasta Pemilu tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang digelar melalui Zoom Meeting, Rabu (04/03/2026). Rapat tersebut membahas progres dan kendala jelang pelantikan serentak yang diminta oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo (Kwarda).
Dalam forum tersebut, Fadjri menyampaikan tiga poin utama yang perlu dikonfirmasi kepada Bawaslu Kabupaten/Kota. “Tiga poin yang perlu saya konfirmasi pada rapat ini,” ujarnya mengawali penyampaian, yakni terkait hasil koordinasi daerah, kesiapan struktur kepengurusan, serta kendala teknis yang dihadapi menjelang pelantikan.
Poin pertama, kata Fadjri, menyangkut hasil koordinasi Bawaslu Kabupaten/Kota dengan pihak Kwartir Cabang (Kwarcab) terkait rencana pelantikan Saka Adhyasta Pemilu yang akan dilaksanakan secara serentak sesuai permintaan Kwarda. Ia meminta laporan konkret dari masing-masing daerah guna memastikan tidak ada perbedaan persepsi maupun hambatan administratif. “Pertama, apa hasil koordinasi teman-teman Bawaslu Kab/Kota terkait pelantikan Saka Adhyasta sesuai permintaan Kwarda yang akan dilaksanakan serentak,” tegasnya.
Rapat Tindak Lanjut dan Pembahasan Persiapan Pelantikan Saka Rintisan Adhyasta Pemilu tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang digelar melalui Zoom Meeting, Rabu (04/03/2026)
Poin kedua yang menjadi perhatian adalah kesiapan struktur kepengurusan yang akan dilantik. Fadjri menekankan bahwa susunan pengurus harus memenuhi petunjuk dan mekanisme yang ditetapkan oleh Kwarcab di masing-masing kabupaten/kota. “Kedua, sejauh mana struktur kepengurusan yang akan dilaksanakan pelantikan apakah sudah memenuhi sesuai dengan petunjuk Kwarcab masing-masing,” jelasnya, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi kepramukaan.
Adapun poin ketiga berkaitan dengan kendala yang dihadapi oleh Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dan Bawaslu Kota Gorontalo. Fadjri menjelaskan bahwa persoalan tersebut merupakan kewenangan Kwarda sebagai pembina Kwarcab di tingkat kabupaten/kota. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan koordinasi lanjutan agar solusi dapat segera diperoleh. “Terkait kendala yang dihadapi oleh Bawaslu Bone Bolango dan Kota Gorontalo, ini merupakan kewenangan dari Kwarda sebagai pembina Kwarcab di masing-masing Kabupaten/Kota, maka akan kami koordinasikan dengan Kwarda agar mendapatkan solusi sehingga tidak akan menjadi kendala pada pelantikan nanti,” ungkapnya.
Ia pun meminta seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota untuk secara terbuka menyampaikan hambatan yang ada dalam rapat tersebut. “Untuk itu hari ini kami ingin mendengar dari Bapak/Ibu semua kendala untuk selanjutnya akan kami koordinasikan dengan Kwarda,” pungkas Fadjri, menegaskan komitmen Bawaslu Provinsi Gorontalo dalam memastikan pelantikan Saka Rintisan Adhyasta Pemilu Tahun 2026 berjalan lancar dan sesuai ketentuan.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif