Lompat ke isi utama

Berita

Moh. Fadjri Arsyad Tekankan Pencegahan dan Peran Gen Z dalam Konsolidasi Demokrasi Bersama Golkar

Konsolidasi Demokrasi

Moh. Fadjri Arsyad, dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Partai Golkar di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Sabtu (18/04/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, menyampaikan pentingnya penguatan pencegahan pelanggaran pemilu dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Partai Golkar. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo pada Sabtu (18/04/2026), dengan melibatkan jajaran partai sebagai mitra strategis dalam pengawasan pemilu.

Dalam kegiatan tersebut, Fadjri menegaskan bahwa Bawaslu tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi lebih mengedepankan langkah-langkah pencegahan. Ia menjelaskan bahwa setiap aktivitas pengawasan yang dilakukan selalu diperkuat dengan pendekatan preventif guna meminimalisasi potensi pelanggaran sejak dini. “Setiap giat pengawas pemilu kami perkuat dengan pencegahan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda, khususnya Gen Z, dalam proses demokrasi. Menurutnya, Bawaslu aktif mendatangi satuan pendidikan untuk memberikan edukasi kepemiluan. “Kami mendatangi satuan pendidikan agar generasi Gen-Z tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga menjadi agen pemberi informasi pengawas pemilu secara berjenjang,” jelasnya.

Konsolidasi Demokrasi

Moh. Fadjri Arsyad, dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Partai Golkar di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Sabtu (18/04/2026)

Selain itu, Fadjri menyampaikan bahwa Bawaslu terus berinovasi dalam pendidikan politik melalui berbagai media, salah satunya podcast. “Kami punya podcast Buheli sebagai wujud amanah undang-undang dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” ungkapnya. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman publik terhadap proses dan pengawasan pemilu.

Dalam forum tersebut, ia juga mengapresiasi masukan dari Partai Golkar sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi. “Terima kasih karena sudah memberikan masukan kepada kami Bawaslu. Masukkan bapak ibu merupakan materi penting dalam konsolidasi demokrasi,” katanya. Ia menambahkan bahwa dukungan partai politik sangat dibutuhkan dalam memperkuat pemahaman kepemiluan. “Kami butuh support dari teman-teman Partai Golkar untuk memberikan penguatan dalam kepahaman kepemiluan,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam membangun sinergi dengan partai politik sebagai mitra pengawasan, sekaligus memperkuat kualitas demokrasi melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

Penulis: Yulyan

Foto: Adityo

Editor: Fitri & Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle