Lompat ke isi utama

Berita

Moh. Fadjri Arsyad Dorong Alumni P2P Bentuk Komunitas Pengawasan Partisipatif

Moh. Fadjri Arsyad

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad dalam Diskusi Hukum Tematik bertajuk “Kerawanan Isu Strategis PDPB” di Kinetic Space, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (21/10/2026)

Bone Bolango, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Moh. Fadjri Arsyad, mendorong alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) untuk membentuk komunitas pengawasan partisipatif sebagai langkah memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengawal demokrasi.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka sekaligus memberikan materi dalam kegiatan Diskusi Hukum Tematik bertajuk “Kerawanan Isu Strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB)” di Kinetic Space, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (21/10/2026).

Dalam penyampaiannya, Fadjri menegaskan bahwa proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan salah satu aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian sejak dini karena memiliki potensi kerawanan yang dapat memengaruhi pemenuhan hak pilih masyarakat.

“Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan salah satu indikator penting yang harus kita perhatikan sejak awal. Berbagai potensi kerawanan perlu diidentifikasi agar dapat dilakukan langkah pencegahan dan perbaikan ke depan,” ujar Fadjri.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan diskusi tidak hanya menjadi ruang penyampaian materi, tetapi juga sarana untuk menghimpun informasi, pengalaman, serta berbagai persoalan yang ditemukan alumni P2P di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, hasil identifikasi tersebut diharapkan dapat disampaikan kepada Bawaslu sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pengawasan sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan.

P2P

Kegiatan Diskusi Hukum Tematik bertajuk “Kerawanan Isu Strategis PDPB” di Kinetic Space, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (21/10/2026)

Lebih lanjut, Fadjri menekankan pentingnya keberlanjutan peran alumni P2P melalui pembentukan komunitas pengawasan partisipatif. Keberadaan komunitas tersebut diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran informasi yang dapat mendukung kerja-kerja pengawasan pemilu.

“Kami berharap salah satu hasil nyata dari kegiatan ini adalah terbentuknya komunitas pengawasan partisipatif yang melibatkan alumni P2P. Melalui komunitas tersebut, alumni dapat terus berkontribusi dalam mengidentifikasi persoalan serta memberikan masukan bagi perbaikan pengawasan pemilu,” ungkapnya.

Fadjri juga mengajak seluruh alumni P2P untuk terus mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan demokrasi, khususnya yang berkaitan dengan hak pilih masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Provinsi Gorontalo berupaya memperkuat sinergi dengan alumni P2P agar pengawasan partisipatif tidak hanya berlangsung pada saat tahapan pemilu, tetapi terus berkembang sebagai bagian dari kesadaran demokrasi masyarakat.

Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle