Lompat ke isi utama

Berita

John Hendri Purba Moderatori Debat Nasional Penegakan Hukum Pemilu VI

John

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba menjadi moderator pada Tahapan Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI , Selasa (22/09/2026)

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba menjadi moderator pada Tahapan Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2026 yang mempertemukan Universitas Sebelas Maret dengan Universitas Slamet Riyadi dalam Penyisihan 2 Grup B Pertandingan 2 di Ruang Java 4, Selasa (22/09/2026).

Pertandingan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 12.00 WIB tersebut mengangkat mosi “Bawaslu berwenang mengawasi penggantian antarwaktu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.” Mosi menjadi ruang bagi kedua tim untuk menguji argumentasi dari perspektif hukum dan kepemiluan serta menyampaikan pandangan secara sistematis dalam format kompetisi debat.

Mahasiswa

Tahapan Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2026 yang mempertemukan Universitas Sebelas Maret dengan Universitas Slamet Riyadi dalam Penyisihan 2 Grup B Pertandingan 2 di Ruang Java 4, Selasa (22/09/2026)

Dalam pertandingan tersebut, John menjalankan tugas sebagai moderator dengan mengarahkan jalannya debat sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Ia memastikan setiap tahapan pertandingan berjalan tertib serta memberikan ruang yang proporsional kepada kedua tim dalam menyampaikan dan mempertahankan argumentasi masing-masing.

John menyampaikan bahwa kompetisi debat menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai berbagai persoalan hukum Pemilu sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan menyusun argumentasi berdasarkan landasan hukum.

“Melalui kompetisi seperti ini, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menyampaikan argumentasi, tetapi juga memahami persoalan dari berbagai sudut pandang dan membangun argumentasi berdasarkan dasar hukum yang relevan. Ini menjadi proses pembelajaran yang penting dalam memperkuat literasi hukum Pemilu di kalangan mahasiswa,” ujar John.

Menurutnya, perbedaan argumentasi yang muncul dalam pertandingan menjadi bagian dari proses akademik. Mahasiswa memperoleh ruang untuk menguji gagasan, merespon pandangan yang berbeda, serta memperluas pemahaman terhadap berbagai isu strategis dalam penegakan hukum Pemilu.

Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026 menjadi ruang pembelajaran kepemiluan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui kompetisi tersebut, mahasiswa didorong untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan analisis, serta memahami dinamika persoalan hukum yang berkaitan dengan penyelenggaraan dan pengawasan Pemilu.

Keterlibatan John Hendri Purba sebagai moderator pada Tahapan Nasional menjadi bagian dari kontribusi Bawaslu Provinsi Gorontalo dalam mendukung edukasi kepemiluan di lingkungan perguruan tinggi. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan akademik dalam membahas berbagai isu strategis terkait penegakan hukum Pemilu.

Penulis : John Hendri Purba

Foto dan Editor : Syarif Ali Khan

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle