Idris Usuli Tegaskan Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci Penguatan Kinerja Bawaslu Provinsi Gorontalo
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan yang kolaboratif, inovatif, dan akuntabel melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasa bertema “Refleksi, Kolaborasi dan Inovasi Kinerja Bawaslu Provinsi Gorontalo” yang digelar secara daring pada Selasa (03/03/2026). Dalam forum tersebut, Idris Usuli secara tegas menyampaikan refleksi capaian kinerja tahun 2025 sekaligus memaparkan arah kebijakan dan proyeksi strategis tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan optimalisasi fungsi pengawasan Pemilu.
Dalam penyampaiannya, Ketua Bawaslu menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025, fokus pengawasan diarahkan pada tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), strategi pencegahan pelanggaran, penguatan partisipasi masyarakat, serta optimalisasi kehumasan dan publikasi digital. “Pengawasan tahapan PDPB menjadi prioritas, disertai strategi pencegahan yang terukur serta penguatan partisipasi masyarakat sebagai fondasi demokrasi yang berintegritas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, refleksi kinerja 2025 juga menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola, serta sinergi dan kolaborasi kelembagaan. Sejumlah inovasi kolaboratif turut dijalankan, di antaranya pendidikan demokrasi dan kepemiluan publik, pendidikan politik bagi pemilih pemula, hingga pengembangan podcast tematik sebagai sarana literasi pengawasan. “Kami mendorong inovasi kolaboratif melalui MoU dengan perguruan tinggi, organisasi pemuda, lembaga keagamaan, dan komunitas masyarakat sipil,” jelasnya.
Kegiatan Ngabuburit Pengawasa bertema “Refleksi, Kolaborasi dan Inovasi Kinerja Bawaslu Provinsi Gorontalo” yang digelar secara daring, Selasa (03/03/2026)
Di bidang administrasi dan tata kelola, Bawaslu Provinsi Gorontalo mengimplementasikan digitalisasi melalui program DISIPLIN (Digitalisasi Perjalanan Dinas), DIGI-SPJ (arsip pertanggungjawaban berbasis Google Drive), SI-KENDI (kartu kendali digital barang persediaan), serta PERDA-KB (peringatan dini pelayanan kenaikan pangkat dan berkala). Menurut Ketua Bawaslu, langkah tersebut merupakan bagian of komitmen transparansi dan akuntabilitas. “Digitalisasi administrasi menjadi instrumen penting untuk memastikan efisiensi, ketepatan, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran,” tegasnya.
Capaian kelembagaan tahun 2025 juga menorehkan sejumlah prestasi di tingkat nasional. Bawaslu Provinsi Gorontalo meraih Terbaik I Kategori Video Edukasi dan Terbaik I Kategori Pemberitaan Terproduktif pada Anugerah Kehumasan Bawaslu Tahun 2025, Terbaik II Kategori Podcast Kehumasan, serta Peringkat Harapan III pada Electoral Supervisory Leadership Award (ESLA) Bawaslu RI Tahun 2025. Selain itu, penghargaan juga diraih dalam kategori Pengawasan PDPB Terbaik, Gakkumdu Award, Keterbukaan Informasi Publik, hingga capaian terbaik pada Treasury Awards 2025 lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo dan KPPN Gorontalo.
Kegiatan Ngabuburit Pengawasa bertema “Refleksi, Kolaborasi dan Inovasi Kinerja Bawaslu Provinsi Gorontalo” yang digelar secara daring, Selasa (03/03/2026)
Untuk tahun 2026, proyeksi kinerja akan difokuskan pada penguatan masing-masing divisi, meliputi Divisi SDM dan Diklat, Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, serta Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas. Program Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelayanan Data dan Informasi juga menjadi prioritas guna meningkatkan kualitas layanan publik. “Refleksi ini bukan sekadar evaluasi, tetapi pijakan untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi kinerja di tahun 2026,” pungkas Idris.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif