Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tetap Survive, Lismawy Ibrahim: Ini Soal Amanah dan Tanggung Jawab Pengawasan

Lismawy Ibrahim

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Lismawy Ibrahim saat menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Penyampaian Alokasi Anggaran Tahun Anggaran 2026 melalui Zoom Meeting, Selasa (24/02/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Bawaslu Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas pengawasan meski berada dalam kondisi keterbatasan anggaran. Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Lismawy Ibrahim dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Surat Ketua Bawaslu Republik Indonesia Nomor B-41/PR.03.01/K1/02/2026 tanggal 14 Februari 2026 tentang Penyampaian Alokasi Anggaran Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (24/02/2026).

Dalam rapat tersebut, Lismawy menekankan bahwa terdapat sejumlah program yang memiliki dukungan anggaran maupun yang bersifat non budgeting. Ia mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga Februari 2026, Bawaslu Provinsi Gorontalo mampu bertahan dan tetap melaksanakan kegiatan meski dalam kondisi non budgeting.

“Program kita ada beberapa yang memiliki anggaran dan ada pula yang non budgeting. Dari bulan Januari sampai Februari, Alhamdulillah kita tetap bertahan dalam kondisi non budgeting dan kegiatan-kegiatan tetap dapat terlaksana. Artinya, Bawaslu Provinsi Gorontalo bisa survive hingga kini. Ini menjadi motivasi dan tanggung jawab kita dalam melaksanakan tugas pengawasan untuk menjaga demokrasi di wilayah masing-masing,” ujar Lismawy.

Ia menegaskan bahwa seluruh rencana kegiatan, baik yang sudah terlaksana maupun yang akan dilaksanakan, harus tetap dijalankan sesuai perencanaan sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan. Menurutnya, meskipun berada pada masa non tahapan, Bawaslu tetap eksis dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat terkait pengawasan kepemiluan.

Rapat

Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Penyampaian Alokasi Anggaran Tahun Anggaran 2026 melalui Zoom Meeting, Selasa (24/02/2026)

“Ini sudah menjadi tanggung jawab kita untuk memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat. Dalam non tahapan pun kita tetap melaksanakan tugas-tugas pengawasan. Apa yang sudah direncanakan harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lismawy mendorong jajaran komisioner dan sekretariat di kabupaten/kota agar tetap konsisten dan berikhtiar mengembangkan kreativitas dalam menjalankan program kerja. Menurutnya, setiap inovasi dan gagasan yang muncul harus dimaksimalkan guna memperkuat eksistensi lembaga.

“Sesama kita di wilayah masing-masing harus tetap konsisten dan berikhtiar. Kreativitas dari bapak ibu, baik komisioner maupun sekretariat, sangat dibutuhkan. Semua program yang kita laksanakan akan menjadi laporan yang disampaikan ke Bawaslu RI melalui Bawaslu Provinsi. Semakin banyak kegiatan yang terlaksana, semakin maksimal pula eksistensi Bawaslu dalam melaksanakan tugas kepemiluan dan pengawasan,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Lismawy mengingatkan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam mengemban amanah kelembagaan. Ia juga meminta Kepala Sekretariat untuk memaksimalkan pemanfaatan anggaran yang tersedia secara efektif dan akuntabel.

“Insya Allah kita semua senantiasa dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah. Kita harus istiqomah menjalankan amanah ini. Untuk Kepala Sekretariat, semaksimal mungkin manfaatkan anggaran yang tersedia dengan sebaik-baiknya agar tugas-tugas pengawasan dapat terlaksana secara optimal,” pungkasnya.

Penulis: Fitri
Foto: Adityo & Fitri
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle