Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Provinsi Gorontalo Hadiri Pembukaan Penguatan Kelembagaan Nasional, Teguhkan Komitmen Pengawasan Inklusif

PDPB

Bawaslu Provinsi Gorontalo saat menghadiri pembukaan kegiatan Penguatan Kelembagaan Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, serta Evaluasi Prioritas Nasional PDPB Semester I Tahun 2026, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (20/07/2026)

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Bawaslu Provinsi Gorontalo menghadiri pembukaan kegiatan Penguatan Kelembagaan Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Parmas dan Humas), serta Evaluasi Prioritas Nasional Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 yang dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (20/07/2026). Kehadiran Bawaslu Provinsi Gorontalo dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli bersama Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo Arya Mega Natalady Sumbayak, serta didampingi Koordinator Subbagian Pengawasan Pemilu..

Kegiatan yang berlangsung pada 19–21 Juli 2026 tersebut menjadi forum konsolidasi nasional bagi jajaran Bawaslu provinsi se-Indonesia dalam memperkuat kelembagaan Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan Prioritas Nasional Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester I Tahun 2026. Forum ini juga menjadi bagian dari langkah awal mempersiapkan pengawasan Pemilihan Umum Tahun 2029 dengan memastikan kualitas data pemilih yang akurat, mutakhir, dan inklusif.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, Bawaslu di seluruh tingkatan perlu terus memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta mengoptimalkan pengawasan berbasis data untuk menjamin terpenuhinya hak konstitusional setiap warga negara dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2029.

PDPB

Bawaslu Provinsi Gorontalo saat menghadiri pembukaan kegiatan Penguatan Kelembagaan Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, serta Evaluasi Prioritas Nasional PDPB Semester I Tahun 2026, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (20/07/2026)

"Penguatan kelembagaan harus menjadi bekal bagi seluruh jajaran Bawaslu dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029. Pengawasan data pemilih yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan upaya nyata untuk memastikan setiap warga negara memperoleh hak pilihnya secara tepat, sehingga penyelenggaraan pemilu berjalan demokratis, berkualitas, dan inklusif," ujar Rahmat Bagja.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty, Totok Hariyono, dan Puadi, serta Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Ferdinand Eskol Tiar Sirait, para deputi, pejabat tinggi pratama, dan jajaran Bawaslu dari seluruh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu RI turut memberikan arahan kepada peserta kegiatan terkait penguatan kelembagaan Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, optimalisasi pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), serta pentingnya membangun strategi pengawasan yang adaptif dalam menghadapi Pemilu Tahun 2029. Kehadiran pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo menjadi wujud komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus menyelaraskan strategi pengawasan dengan arah kebijakan Bawaslu RI.

Penulis: Fitri
Foto: Iswan Maksum
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle