Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gorontalo Hadiri Tahapan Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI

pimpinan debat

Ketua dan seluruh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo menghadiri Tahapan Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI, Jakarta, Rabu (23/09/2026)

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Ketua dan seluruh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo menghadiri Tahapan Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Rabu (23/09/2026). Kegiatan tahapan nasional tersebut berlangsung hingga 25 September 2026.

Bawaslu Provinsi Gorontalo dihadiri Ketua Idris Usuli bersama seluruh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, yakni Moh. Fadjri Arsyad, John Hendri Purba, Lismawy Ibrahim, dan Wahyudin Akili. Kehadiran jajaran pimpinan menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan pendidikan kepemiluan dan penegakan hukum Pemilu melalui keterlibatan civitas academica.

Kompetisi tahun ini mengusung tema “Penguatan Lembaga Bawaslu Dalam Penegakan Hukum Pemilu” dan mempertemukan 24 perguruan tinggi yang berhasil melaju ke Tahapan Nasional. Kompetisi menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk mendorong partisipasi aktif sekaligus menumbuhkan semangat kritis, sportif, dan intelektual dalam penegakan hukum Pemilu.

Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli menyampaikan bahwa kompetisi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pemikiran kritis terhadap berbagai persoalan hukum Pemilu.

“Kompetisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah nalar kritis sekaligus memperkuat pemahaman mengenai hukum Pemilu dan demokrasi,” ujar Idris.

ketua dan anggota

Ketua dan seluruh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo dalam ahapan Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI, Jakarta, Rabu (23/09/2026)

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad menilai keterlibatan mahasiswa perlu terus didorong karena lingkungan perguruan tinggi memiliki peran dalam memperluas pendidikan dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

Sementara itu, John Hendri Purba menekankan pentingnya kompetisi debat sebagai ruang untuk mempertemukan berbagai perspektif mahasiswa terhadap persoalan penegakan hukum Pemilu.

“Ruang pembelajaran seperti ini penting untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keberanian menyampaikan gagasan, serta kepedulian terhadap proses demokrasi,” tambah Lismawy.

Sedangkan Wahyudin Akili menekankan pentingnya gagasan dari lingkungan akademik sebagai perspektif eksternal dalam melihat berbagai dinamika penyelenggaraan Pemilu.

Melalui kehadiran Ketua dan seluruh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo pada Tahapan Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI, Bawaslu Provinsi Gorontalo mendukung penguatan literasi hukum Pemilu di kalangan mahasiswa. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mendorong generasi muda untuk berpikir kritis, memahami hukum Pemilu, serta berpartisipasi dalam penguatan demokrasi dan pengawasan Pemilu.

Penulis : Adityo

Foto : Idris Usuli

Editor : Syarif Ali Khan

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle