Bangun Spirit Kebangsaan, Bawaslu Provinsi Gorontalo Rutin Nyanyikan Indonesia Raya
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli bersama Anggota Moh. Fadjri Arsyad, John Hendri Purba, Wahyudin Akili dan Lismawy Ibrahim serta Kepala Sekretariat Nikson Entengo dan seluruh jajaran sekretariat secara bersama-sama mendengarkan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di Kantor Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (02/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas edaran Bawaslu RI yang menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperdengarkan dan menyanyikan lagu nasional setiap hari Senin pukul 10.00 waktu setempat.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tepat pukul 10.00 WITA di ruang kantor Bawaslu Provinsi Gorontalo. Seluruh pimpinan dan pegawai berdiri tegak dengan sikap sempurna, mengikuti lagu kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak sesuai instruksi yang berlaku di seluruh satuan kerja Bawaslu se-Indonesia.
Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menegaskan bahwa pelaksanaan menyanyikan Indonesia Raya bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bagian dari penguatan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kerja. “Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan kedisiplinan di lingkungan Bawaslu, sebagaimana arahan dari Bawaslu RI,” ujarnya.
Idris Usuli menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan edaran tersebut. “Kami memastikan seluruh jajaran sekretariat mengikuti instruksi ini setiap hari Senin pukul 10.00 waktu setempat sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan integritas kelembagaan,” katanya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo menunjukkan komitmen dalam menindaklanjuti kebijakan kelembagaan secara disiplin dan terstruktur. Melalui pembiasaan menyanyikan lagu kebangsaan setiap pekan, diharapkan semangat persatuan, profesionalisme, dan loyalitas terhadap bangsa dan negara terus terpelihara di lingkungan pengawas pemilu tersebut.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif