Lompat ke isi utama

Berita

Awal Pekan Penentu Kinerja: Wahyudin Akili Tekankan Integritas, Fokus, dan Disiplin di Bawaslu Boalemo

Wahyudin Akili

Wahyudin Akili, saat memimpin apel rutin di Bawaslu Kabupaten Boalemo pada Senin (06/04/2026)

Boalemo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Wahyudin Akili, memimpin apel rutin di Bawaslu Kabupaten Boalemo pada Senin (06/04/2026). Dalam apel tersebut, Wahyudin menegaskan pentingnya penyelesaian setiap persoalan secara internal serta penguatan disiplin dan kinerja seluruh jajaran.

Apel yang berlangsung di kantor Bawaslu Kabupaten Boalemo ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Boalemo, serta seluruh jajaran sekretariat. Kegiatan ini menjadi momentum awal pekan untuk memperkuat komitmen kerja dan evaluasi kinerja pengawasan pemilu di daerah tersebut.

Dalam arahannya, Wahyudin menekankan bahwa setiap permasalahan, baik internal maupun eksternal, sejatinya dapat diselesaikan dengan baik jika dikelola secara profesional. “Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan, baik masalah internal maupun eksternal, sehingga diharapkan dapat diselesaikan secara internal terlebih dahulu,” ujarnya.

Apel

Wahyudin Akili, saat memimpin apel rutin di Bawaslu Kabupaten Boalemo pada Senin (06/04/2026)

Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan hari Senin sebagai titik awal produktivitas kerja selama sepekan. Menurutnya, kedisiplinan di awal minggu akan sangat menentukan capaian kerja ke depan. “Senin itu menjadi awal dari apa yang kita kerjakan selama seminggu. Apabila di Senin sudah terlambat, tidak fokus apalagi tidak masuk, maka seperti itulah hasil yang kita capai dalam seminggu ke depan,” tegasnya.

Selain itu, Wahyudin memaparkan tiga hal penting yang harus menjadi pedoman seluruh jajaran, yakni dapat dipercaya, mengerti sebelum dimengerti, dan fokus pada tujuan. Ia menjelaskan bahwa kepercayaan dibangun melalui kedisiplinan, kinerja, dan integritas. “Kita harus dapat dipercaya, baik dalam kedisiplinan, kinerja hingga integritas,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan pentingnya memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum menuntut untuk dipahami oleh orang lain. “Mengerti sebelum dimengerti, kita harus memahami setiap tugas dan tanggung jawab setiap bagian sebelum kita ingin dimengerti oleh mereka,” katanya. Ia pun menutup arahannya dengan menekankan fokus sebagai kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kerja. “Fokus pada tujuan, dalam mencapai tujuan dan hasil diperlukan fokus dalam setiap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.

Penulis/Foto: Humas Bws Boalemo
Editor: Fitri/Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle