Dalam Rangkaian kunjungannya di Provinsi Gorontalo, salah satu Pimpinan Bawaslu RI Fritz Edwar Siregar didampingi Pimpinan Bawaslu Provinsi Gorontalo, diantaranya, Ketua Jaharudin Umar, Kordiv Sengketa Ahmad Abdullah dan Kepala Sekretariat Nikson Entengo, memberika penguatan pada 57 Panwas Kecamatan Kabupaten Gorontalo, di Grand Q Hotel, Sabtu, (15/02/2020).

Dalam arahanya Fritz mengungkapkan, pada dasarnya tidak ada yang ingin diawasi, olehnya penting memahami secara komperhensif apa indikator kompetensi menjadi pengawas pemilu yang ideal.

“ saya kira bapak dan ibu harus memahami bahwa dalam segala hal diawasi itu adalah sesuatu yang tidak mengenakkan, tetapi kita sebagai pengawas pemilu punya tanggung jawab menjalankan perintah Undang-undang menegakkan keadilan Pemilu, dalam hal ini saya memberi 15 tips yang harus bapak /ibu perhatikan dan cermati diantaranya ; Pengawas Pemilu dituntut untuk mampu berkomunikasi secara efektif dan efisien, Pengawas Pemilu harus mampu berinteraksi dengan beragam orang dalam menjalankan tugasnya, Pengawas Pemilu harus memiliki Kompetensi Pemahaman Intrapersonal, Kepemimpinan,  Kesadaran Sosial, Kerja Sama dengan Efektif, Efisiensi, Perancanaan, Kesadaran Organisasi, Integritas, Inisiatif, Kepercayaan Diri, Perhatian terhadap Kejelasan Tugas, Kualitas dan Ketelitian kerja, Analisis dan Sintesis.”

Di akhir penyampaiannya, Fritz  yang juga Kordiv Hukum, Humas dan Hubal mengapresiasi para Panwascam yang bersedia bergabung bersama Badan Pengawas Pemilihan umum, ia percaya bahwa para panwascam rela mengabdikan dirinya di Bawasu bukan semata-mata karena honornya tetapi karena kecintaan pada kabupaten Gorontalo.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini, diharapkan agar para Panwascam mampu untuk bekerja secara optimal dan menggunakan kewenangannya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

#Salamawas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here