Dengan menindaklanjuti edaran Bawaslu Republik Indonesia terkait Work From Home, Bawaslu Provinsi Gorontalo menggelar rapat pimpinan melalui Video Konferensi dirumah masing-masing, Selasa (24/03/2020) .

Beberapa hal dibahas seperti penundaan tahapan Pilkada yang telah diumumkan KPU RI serta korelasi nya dengan pengawasan tingkat kecamatan dan desa, kemudian juga terkait dengan upaya pencegahan Covid 19 dilingkungan Bawaslu.

Kordiv Hukum, Humas dan Datin Idris Usuli yang memimpin Jalannya Video Konferensi menyatakan bahwa hal tersebut penting dilakukan guna merespon secara teknis terkait tahapan pengawasan Pilkada yang ditunda.

“Saya kira penting untuk kita bisa merumuskan sikap kita sebagai pengawas pemilu dalam merespon penundaan tahapan Pilkada 2020 khususnya dengan teknis pengawasan di tingkatan Kecamatan dan Desa, tentunya dengan mengacu pada surat atau instruksi Bawaslu RI.”

Ketua Bawaslu yang juga mengikuti Video Konferensi tersebut menyatakan bahwa sembari menunggu arahan pusat beliau mengajak untuk terus disiplin bekerja dari rumah, menjauhi kerumunan orang dan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di gedung sekretariat dan kenderaan operasional dilingkungan Bawaslu Provinsi Gorontalo.

“ Sembari menunggu arahan Bawaslu RI terkait penundaan tahapan Pilkada, penting untuk kita terus berikhtiar agar bekerja dirumah (Work From Home), menjauhi kerumunan orang serta melakukan penyemprotan disinfektan disekitar kantor dan juga kenderaan yang ada”

Untuk menjaga Koordinasi agar terus terjalin, Kordiv Pengawasan Rahmad Katon Mohi mengusulkan agar ada ID Premium tersendiri untuk Pimpinan Bawaslu Provinsi yang juga melibatkan Kabupaten/Kota dengan tujuan memaksimalkan kerja-kerja Bawaslu.

Selain unsur Pimpinan Bawaslu Provinsi , dalam Video Konferensi tersebut hadir juga Kepala Sekretariat Nikson Entengo, Kabag Administrasi Admira Wantogia serta para Kasubbag dilingkungan Bawaslu Provinsi Gorontalo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here